Jumat, 24 Januari 2014

KAIZEN Teknologi Jepang


Selamat Datang di PT Inti Bagas Perkasa

PT. Inti Bagas Perkasa (IBP) adalah salah satu perusahaan pembuat kampas rem Non Asbestos di Indonesia yang berdiri sudah lebih dari 6 tahun. Menggunakan teknologi Jepang dengan Material Non Asbestos berkualitas tinggi. Sesuai dengan apa yang Anda harapkan, Kami memproduksi kampas rem yang membuat Anda nyaman dan aman dalam berkendara.

Kampas Rem Kaizen dan IBP

Memiliki koefisien gesek (friction coefficient / fc) yang stabil, baik pada temperatur normal maupun temperatur tinggi (telah diuji dengan menggunakan Standard SAEJ 661).

Berita & Kegiatan

Kunjungan CV Ersada Global ke PT Inti Bagas Perkasa

Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Jumat tanggal 13 April 2012, PT Inti Bagas Perkasa mendapat kunjungan dari CV Ersada Global dari Lampung. CV Ersada Global adalah distributor Kampas Rem Kaizen yang diproduksi oleh PT IBP.

Kampas Rem Bebas Asbes

Selasa, 24/03/2009 09:44 WIB
detikOto - Kampas Rem Bebas Asbes

Produk Kami

PT IBP memperkenalkan kampas rem seri baru...
KAIZEN adalah merek kampas rem berkualitas untuk kampas rem kendaraan bermotor. Dengan menggunakan kombinasi teknologi Jepang, peralatan modern dan standar kualitas SAE J 661, KAIZEN memiliki koeffisien friksi yang stabil, nyaman digunakan, empuk, tidak berbunyi dan tahan lama.
KAIZEN adalah produk yang ramah lingkungan karena dibuat dari material non asbestos seperti kevlar, karbon, grafit, resin, serat, serat besi dan lain-lain. berbeda dengan material yang menggunakan asbestos, debu yang dihasilkan tidak akan berdampak terhadap paru-paru manusia. Kampas rem ini juga tahan terhadap penggunaan di temperatur rendah dan tinggi, dalam kondisi basah ataupun kering.
KAIZEN diproduksi oleh PT Inti Bagas Perkasa, sebuah perusahaan nasional yang menjadi pelopor industri kampas rem non asbestos di Indonesia.PT IBP menyediakan kampas rem berbagai type kendaraan dengan harga bersaing. Berada dilahn seluas 2 ha dengan luas bangunan 2.000 m2, PT IBP memiliki kapasitas produksi sebesar lebih dari 750.000 set pertahun dengan jangkauan penjualan secara nasional dan bersiap untuk memasarkan dipasar internasional.

                                                                          

Produk Kami

Kampas Rem Kendaraan Roda 2
Supra X, Supra 125, Karisma D125, Fit R, Tiger, Mega Pro, NSR(old), Suzuki Shogun, Smash, Tornado, Skywave, Satria 150RR, Satria FU150, Kaze R, Blitz R, Blitz Joy, ZX130, Kawasaki Ninja, Suzuki Thunder, Yamaha F1ZR, Jupiter Z, Crypton, Vega, Nouvo.
Kampas Rem Kendaraan Roda 4
Suzuki Carry, Suzuki APV, Mitsubishi Colt T 120 SS, Toyota Kijang EFi, Toyota Kijang Grand, Toyota Kijang Innova, Toyota Avanza, Toyota Vios Fr dan Rr, Toyota Soluna, Hyundai Accent, Isuzu Panther, Honda Jazz.
Kelebihan dan keuntungan menggunakan Kampas Rem IBP BRAKE Pads :
  1. Jarak berhenti yang pendek
  2. Tidak dipengaruhi temperatur yang dihasilkan oleh pemakaian rem yang berulang (non fading)
  3. Aman digunakan untuk kondisi basah ataupun kering
  4. Aman digunakan untuk kecepatan tinggi atau rendah
  5. Aman saat pemasangan, debu tidak mengakibatkan Carsidogen/kanker paru-paru, karena TIDAK mengandung bahan dasar asbes
  6. Tahan lama, karena terbuat dari bahan berkualitas tinggi
 

Minggu, 11 Agustus 2013

Istilah Dalam Saham / Kamus Pasar Modal

Agio Saham‭
Agio saham adalah selisih lebih setoran pemegang saham diatas nilai nominalnya dalam hal saham dikeluarkan dengan nilai nominal.
Anggota Bursa
Perusahaan-perusahaan sekuritas yang telah memperoleh ijin Bapepam dan berhak menggunakan sistem yang ada di bursa.
Akuisisi
Pengambilalihan perusahaan oleh perusahaan lain melalui pembelian saham perusahaan tersebut.
Annual Report
Laporan keuangan tahunan yang telah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Ask Price
Harga penawaran atas order jual.‭ ‬Sistem JATS akan memprioritaskan harga dengan penawaran jual terendah.‭ ‬Sering pula disebut‭ ‬Offer Price.
Bid Price
Harga penawaran atas order beli.‭ ‬Sistem JATS akan memprioritaskan harga dengan penawaran beli tertinggi.
Atas Nama
Dituliskannya nama dari pemilik efek tertentu pada sertifikat efek tersebut sebagai suatu tanda kepemilikan efek.
Atas Unjuk
Tidak ditunjukannya nama dari pemilik efek,‭ ‬dengan demikian siapa saja yang membawa efek tersebut dapat mengaku dan sah menjadi pemilik efek tersebut‭ (‬seperti uang‭)‬.
Balance Sheet
Laporan keuangan perusahaan yang menunjukan keadaan aset, utang dan modal per tanggal tertentu.
Bearish
Kondisi bursa ketika harga saham, obligasi dan komoditas yang diperdagangkan turun dalam jangka waktu yang cukup lama.
Bid
Penawaran yang diajukan oleh calon pembeli saham. Harga penawarannya disebut bid price.
Block Trading
Perdagangan dalam jumlah besar atau minimal 200.000 lembar saham.
Blue Chip
Saham-saham unggulan, saham-saham dari perusahaan yang mempunyai reputasi baik dan mudah diperjualbelikan di bursa saham karena banyak peminatnya.
Bond
Kata lain dari obligasi. Surat bukti utang jangka panjang dari emiten, umumnya diatas 3 tahun. Setiap periode tertentu pemilik surat ini dapat menukarkan kupon-kupon yang terlampir untuk mendapatkan bunga dari emiten, sampai akhirnya jatuh tempo ketika perusahaan harus melunasi utangnnya. Bond dapat diperjualbelikan di bursa efek.
Book Value
Nilai perusahaan dihitung dari total aset dikurangi harta tidak terwujud, dikurangi utang dan nilai nominal dari saham preferen.
Broker
Kata lain dari pialang. Individu atau perusahaan yang bertindak sebagai perantara jual dan beli atas efek-efek yang diterbitkan oleh perusahaan (emiten)
Bullish
Kebalikan dari bearish. Kondisi bursa ketika harga saham, obligasi dan komoditas yang diperdagangkan naik dalam jangka waktu yang cukup lama.
Bursa Saham (Efek)
Pihak yang menyelenggarakan atau menyediakan sistem untuk mempertemukan penawaran jual dan beli saham.
Buyback
Pembelian kembali saham atau obligasi yang beredar oleh emiten dengan beragam alasan dan tujuan.
Capital Gain
Keuntungan yang diperoleh karena perbedaan antara harga beli dan harga jual suatu efek.‭ ‬Apabila perbedaan tersebut bersifat negative‭ (‬rugi‭) ‬disebut‭ ‬capital loss.
Capital Market
Perdagangan surat-surat berharga, termasuk saham dan obligasi.
Cash Flow
Pencatatan perubahan modal kerja sehubungan dengan kegiatan usaha perusahaan yang dilaporkan. Catatan memperlihatkan perincian sumber uang kas dan penggunaannya.
Closing Price
Harga penutupan suatu efek atau surat berharga di bursa.
Company Listing
Pendaftaran saham perusahaan ke bursa efek agar dapat diperjualbelikan.
Corporate Action
Suatu tindakan‭ ‬/‭ ‬keputusan perusahaan publik yang akan berpengaruh terhadap kepentingan pemegang saham,‭ ‬seperti pembagian dividen,‭ ‬pemberian saham bonus,‭ ‬stock split,‭ penawaran umum terbatas,‭ ‬dll.
Crossing
Transaksi jual beli yang dilakukan hanya oleh anggota bursa yang sama.
Custody
Kata lain dari custodian. Lembaga atau pihak yang menyimpan surat-surat berharga yang diperdagangkan seperti saham. Salah satu tujuannya adalah agar mempermudah penyelesaian transaksi di kemudian hari.
Cut Loss
Upaya untuk menghindari kerugian yang lebih besar dengan menjual saham pada posisi merugi.
Delisting‭ (‬penghapusan pencatatan‭)
Penghapusan efek dari daftar efek yang tercatat di Bursa sehingga efek tersebut tidak dapat diperdagangkan di Bursa.‭ ‬Saham-saham yang telah di‭ ‬delist‭ ‬tetap dapat diperdagangkan di luar bursa,‭ ‬dan status emiten tersebut tetap sebagai perusahaan publik.
Dilusi
Penurunan persentase pemilikan dari pemegang saham suatu perusahaan sebagai akibat dari bertambahnya jumlah saham yang beredar.
Disclaimer
Pernyataan penolakan bertanggung jawab atas resiko investasi yang mungkin muncul akibat penggunaan informasi yang terdapat pada suatu laporan riset, surat pernyataan atau sejenisnya.
Diversifikasi
Cara berinvestasi dengan menanamkan uang pada beragam instrument investasi untuk mengurangi resiko.
Divestasi
Kebalikan dari investasi. Penjualan kembali saham perusahaan.
Dividen
Bagian keuntungan perusahaan yang diberikan kepada pemegang saham.‭ ‬Dividen dapat berupa dividen tunai atau dividen saham.‭
Dividen Kas
Bagian laba yang dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk uang.
Dividen Saham
Bagian laba yang dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk saham.
Dual Listing
Pencatatan saham di lebih dari satu bursa sehingga likuiditas surat berharga tersebut lebih terjaga.
Earning Per Share (EPS)
Laba bersih per saham suatu perusahaan. Cara menghitungnya, laba bersih perusahaan dibagi dengan jumlah seluruh saham yang beredar.
Efek
Surat berharga,‭ ‬yaitu surat pengakuan utang,‭ ‬surat berharga komersial saham,‭ ‬obligasi,‭ ‬tanda bukti utang,‭ ‬unit penyertaan kolektif kontrak berjangka atas efek dan setiap derivatif dari efek.
Emiten
Pihak atau perusahaan yang menawarkan efeknya kepada masyarakat investor melalui penawaran umum.
Face Value
Nilai nominal, nilai yang tercantum pada sekuritas seperti wesel, obligasi dan instrumen sejenisnya.
Financial Statement (Laporan Keuangan)
Laporan keuangan yang diterbitkan secara periodik, disusun berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima secara umum dan menyajikan kondisi keuangan perusahaan seperti laporan neraca, laporan laba rugi dan laporan perubahan ekuitas pemilik. Output yang dihasilkan dari suatu proses audit terhadap laporan keuangan emiten adalah berupa pendapat atau opini akuntan publik terhadap laporan keuangan tersebut
Go Public
Kegiatan suatu perusahaan ketika pertama kali menawarkan saham kepada masyarakat pemodal.‭ ‬Disebut pula IPO‭ (‬Initial Public Offering‭)‬.
Harga Nominal (Nilai Pari / Par Value)
Nilai yang ditetapkan emiten untuk menilai setiap saham yang mereka terbitkan.
Harga Pasar (Market Value)
Harga terakhir yang dilaporkan saat saham terjual di bursa.
Harga Pembukaan‭ (‬Open‭)
Harga yang terjadi pertama kali pada saat jam Bursa dibuka.
Harga Penutupan‭ (‬Close‭)
Harga yang terjadi terakhir pada saat akhir jam Bursa.
Harga Perdana
Harga pada waktu pertama kali suatu efek dikeluarkan‭ ‬/‭ ‬ditawarkan kepada masyarakat.
Harga Tertinggi‭ ‬/‭ ‬Terendah
Harga saham yang paling tinggi atau paling rendah terjadi pada satu hari Bursa.
Hedging (Lindung Nilai)
Lindung nilai dengan cara melakukan transaksi di pasar berjangka dengan posisi berlawanan dari pasar spot.
Holding Company
Kata lain dari perusahaan induk. Perusahaan yang memiliki saham dengan hak suara yang cukup di dalam perusahaan lain untuk mempengaruhi dewan direksi sehingga dapat mengendalikan kebijaksanaan dan manajemen perusahaan tersebut.
Index‭ (‬Indeks Harga Saham‭)
Index harga saham merupakan indikator utama yang menggambarkan pergerakan harga saham.‭ ‬Di Bursa Efek Indonesia terdapat‭ ‬7‭ ‬jenis index,‭ ‬yaitu‭ (‬1‭) ‬Index Harga Saham Individual,‭ (‬2‭)‬,‭ ‬Index Harga Saham Sektoral,‭ (‬3‭) ‬Index Harga Saham Gabungan,‭ (‬4‭) ‬Index LQ45,‭ (‬5‭) ‬Index JII,‭ (‬6‭) ‬Index MBX dan‭ (‬7‭) ‬Index DBX.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Indikator gabungan dari pergerakan harga seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, baik saham biasa maupun saham preferen. Hari dasar perhitungan IHSG adalah tanggal 10 Agustus 1982 dengan nilai 100.
Insider Trading
Transaksi saham berdasarkan bocoran informasi rahasia dari orang dalam, pihak-pihak yang terkait dengan emiten, konsultan perusahaan atau regulator (insider information). Transaksi seperti ini umumnya melibatkan orang-orang yang menurut aturan tidak boleh melakukan transaksi, seperti direktur perusahaan yang memperdagangkan saham perusahaan sendiri.
Investasi
Kegiatan menanam dana atau modal dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dimasa mendatang.
Initial Public Offering (IPO)
Penawaran saham perdana pada saat perusahan mulai go public.
JATS
Singkatan dari‭ ‬Jakarta Automated Trading System‭ ‬yang merupakan sistem perdagangan Efek yang berlaku di Bursa Efek Indonesia untuk perdagangan yang dilakukan secara otomatis dengan menggunakan sarana komputer.‭
Kapitalisasi Pasar
Harga saham perusahaan dikalikan dengan jumlah saham yang beredar.
Kliring
Proses penentuan hak dan kewajiban Anggota Kliring yang timbul atas transaksi bursa yang dilakukan di Bursa Efek.‭ ‬Tujuan dari proses kliring adalah agar masing-masing Anggota Kliring mengetahui hak dan kewajibannya baik berupa Efek maupun uang untuk diselesaikan pada tanggal penyelesaian.
Lembaga Kliring dan Penjaminan‭ (‬LKP‭)
Lembaga Kliring dan Penjaminan‭ merupakan lembaga yang menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi bursa.‭ ‬Saat ini lembaga ini diselenggarakan oleh PT.‭ ‬Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia atau disingkat KPEI.
Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian‭ (‬LPP‭)
Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian‭ adalah lembaga yang menyelenggarakan kegiatan kustodian sentral‭ (‬tempat penyimpanan terpusat‭) ‬bagi Bank Kustodian,‭ ‬Perusahaan Efek dan pihak lain.‭ ‬Saat ini lembaga ini diselenggarakan oleh PT.‭ ‬Kustodian Sentral Efek Indonesia atau disingkat KSEI.
Likuiditas
Karakteristik suatu saham yang jumlahnya cukup banyak didalam peredaran sehingga memungkinkan relative mudah untuk ditransaksikan.
Lot
Satuan terkecil perdagangan saham di bursa (500 saham)
LQ-45
Indeks di Bursa Efek Indonesia yang terbentuk dari 45 saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar tertinggi dan diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan. LQ-45 dievaluasi setiap enam bulan sekali.
Manajer Investasi
Pihak yang mendapat izin dari Bapepam untuk mengadakan kegiatan usaha mengelola Portfolio Efek bagi para nasabah atau mengelola Portfolio Investasi kolektif untuk sekelompok nasabah.
Manipulasi Pasar
Upaya mempengaruhi investor lain dalam mengambil keputusan investasi melalui informasi yang tidak benar.
Margin Trading
Perdagangan saham dengan sebagian modal pinjaman dari pialang dengan jaminan saham yang dibeli.
Market Capitalization
Nilai suatu perusahaan publik berdasarkan harga pasar dari saham dikalikan dengan jumlah saham yang beredar.
Merger
Penggabungan dua perusahaan atau lebih menjadi satu.
Odd Lot‭
Satuan jumlah saham yang jumlahnya lebih kecil dari satuan perdagangan saham di Bursa Efek,‭ ‬sehingga jumlah tersebut tidak dapat diperdagangkan di pasar regular.‭ ‬Satuan perdagangan di BEI adalah‭ ‬500‭ ‬saham.
Offer
Penawaran jual suatu saham di bursa oleh calon penjual. Harga penawarannya disebut offer price.
Open Price
Harga pada saat bursa pertama kali dibuka setiap hari.
Option (Opsi)
Hak untuk membeli atau menjual suatu saham pada harga yang telah diperjanjikan sebelumnya.
Pasar Perdana‭ (‬Primary Market‭)
Penjualan efek pertama kali kepada publik atau Penawaran Saham Perdana‭ (‬Initial Public Offering‭)‬.‭ Pasar perdana adalah pasar dimana emiten atau perusahaan menjual saham atau surat berharga lain kepada publik atau masyarakat untuk pertama kalinya. Membeli saham perdana berarti Anda membeli saham pada saat masa penawaran umum perdana ini alias Initial Public Offering (IPO).
Pasar Sekunder‭ (‬Secondary Market‭)
Pasar sekunder adalah suatu istilah yang menunjukan perdagangan efek setelah diterbitkan dan dijual untuk pertama kali‭ (‬emisi baru‭)‬.‭ ‬Jadi setelah pasar perdana atau perdagangan di Bursa Efek.
Penasehat Investasi
Seseorang atau perusahaan yang mendapat izin resmi dari Bapepam untuk bertindak sebagai pemberi nasehat kepada pemodal awam yang ingin menanamkan modalnya dengan harapan memperoleh penghasilan yang memadai.
Perantara Pedagang Efek
Perusahaan yang bertindak sebagai perantara bagi pemodal yang ingin membeli atau menjual saham di pasar modal‭ ‬/‭ ‬bursa.‭ ‬Perusahaan yang sama dapat juga membeli atau menjual efek atas namanya sendiri,‭ ‬bila ia bertindak bukan lagi sebagai perantara tetapi sebagai pedagang.‭ ‬PPE bekerja berdasarkan amanat investor baik untuk beli maupun jual,‭ ‬dan mendapat komisi dari aktivitasnya berdasarkan negosiasi dengan investor.‭ ‬Sering pula disebut broker atau pialang.
Perusahaan Efek‭
Perusahaan efek adalah perusahaan yang melakukan kegiatan usaha sebagai penjamin Emisi Efek,‭ ‬Perantara Pedagang Efek,‭ ‬Manajer Investasi.
Perusahaan Publik
Perusahaan yang sahamnya telah dimiliki sekurang-kurangnya oleh‭ ‬300‭ (‬tiga ratus‭) ‬pemegang saham dan memiliki modal disetor sekurang-kurangnya Rp.‭ ‬3.000.000.000‭ (‬tiga miliar rupiah‭) ‬atau suatu jumlah pemegang saham dan modal disetor yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.
Perusahaan Tercatat‭ (‬listed company‭)
Perusahaan yang saham-sahamnya tercatat atau terdaftar dan dapat diperdagangkan pada suatu Bursa Efek.‭ ‬Masing-masing Bursa Efek mempunyai persyaratan tersendiri bagi suatu perusahaan yang akan tercatat di Bursa tersebut.
Pialang
Pihak yang melaksanakan pembelian dan atau penjualan saham atas perintah investor. Dari aktivitasnya tersebut, pialang mendapatkan komisi (fee).
Portfolio
Jika Anda melakukan diversifikasi investasi pada lebih dari sebuah saham atau dengan kombinasi obligasi, valas, properti atau aktiva lainnya dengan tujuan mengurangi resiko, maka Anda telah menciptakan portfolio.
Price‭ & ‬Time Priority
Prioritas dalam melakukan transaksi jual beli saham di Bursa Efek‭ (‬di Pasar Reguler‭)‬,‭ ‬dimana pihak yang menawarkan harga paling tinggi untuk membeli atau paling rendah untuk menjual akan mendapatkan prioritas dalam suatu transaksi,‭ ‬sementara penawaran pada harga yang sama baik untuk beli maupun untuk jual,‭ ‬prioritas diberikan kepada siapa yang lebih dahulu memasukan penawaran tersebut.
Prospektus
Setiap informasi tertulis sehubungan dengan penawaran umum dengan tujuan agar pihak lain membeli efek.
Quote
Kependekan dari kata quotation, menunjukan harga saat ini (real time price) untuk saham yang ditawarkan.
Remote Trading
Sistem perdagangan di BEI‭ ‬dimana order dilakukan tidak lagi di lantai bursa,‭ ‬namun dapat dilakukan langsung melalui kantor Perusahaan Efek.
Return
Hasil yang diperoleh dari penanaman modal tertentu dalam suatu perusahaan pada periode tertentu
Right Issue‭ ‬(Penawaran Umum Terbatas‭)
Salah satu bentuk peningkatan modal disetor suatu perseroan.‭ ‬Dalam‭ ‬right issue / penawaran umum terbatas,‭ ‬perseroan menawarkan hak‭ (‬right‭) ‬kepada pemegang saham yang ada untuk mendapatkan saham baru yang tentu saja berarti menyetor modal dengan rasio tertentu.‭ ‬Jika pemegang saham tersebut tidak mengambil haknya,‭ ‬maka‭ ‬ia dapat menjual haknya tersebut kepada investor lain.‭ ‬Dengan demikian di pasar modal juga dikenal perdagangan‭ ‬right.‭ ‬Jadi‭ ‬right‭ ‬adalah hak yang diberikan kepada pemegang saham lama untuk terlebih dahulu membeli saham yang baru dikeluarkan dengan tujuan agar para pemegang saham lama diberi kesempatan untuk mempertahankan pesentase kepemilikannya dalam suatu perusahaan.
Saham‭ (‬Stock‭)
Bukti penyertaan modal di suatu perusahaan,‭ ‬atau merupakan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan.

Saham Bonus
Saham yang dibagikan secara cuma-cuma kepada pemegang saham bedasarkan jumlah saham yang dimiliki.
Saham Gorengan
Saham perusahaan-perusahaan yang umumnya diperdagangkan bukan berdasarkan fundamentalnya, tapi berdasarkan rumor atau isu.
Saham Tidur
Saham yang tidak aktif diperdagangkan.
Saldo Laba
Akumulasi hasil usaha periodik setelah memperhitungkan pembagian dividend an koreksi laba rugi periode lalu.
Scripless Trading
Sistem perdagangan tanpa warkat dan penyelesaian transaksi dilakukan dengan pemindahbukuan‭ (‬book entry settlement‭)
Securities Company (Perusahaan Efek / Sekuritas)
Perusahaan yang telah memiliki ijin usaha untuk menjalankan satu atau beberapa kegiatan sebagai penjamin emisi, pialang, manajer investasi atau penasihat investasi.
Short Selling
Menjual saham meskipun belum memilikinya. Biasanya strategi ini dilakukan ketika investor yakin harga saham akan turun pada hari yang sama, sehingga dia dapat membeli ketika harga saham tersebut lebih rendah daripada saat dia menjualnya.
Stock Split
Pemecahan setiap satuan unit saham menjadi lebih dari satu sehingga akan menambah jumlah saham yang beredar.
Suspensi
Penghentian sementara perdagangan suatu saham di Bursa Efek.‭ ‬Penghentian ini dapat disebabkan karena permintaan Emiten sendiri atau merupakan keputusan Bursa dalam rangka‭ ‬memberikan perlindungan kepada investor atau dapat pula karena pengenaan sanksi oleh Bursa Efek kepada suatu Emiten.
T+3
Istilah dalam penyelesaian transaksi yang artinya setelah transaksi‭ (‬T‭) ‬hak dan kewajiban diselesaikan dalam waktu‭ ‬3‭ ‬hari bursa.
Trading Floor
Tempat transaksi saham atau efek berlangsung.
Transaksi Bursa
Transaksi yang dilakukan oleh Anggota Bursa Efek yang tertuang dalam bentuk kontrak kesepakatan dengan Bursa Efek.‭ ‬Kotrak tersebut mencakup‭ ‬:
a. Jual beli Efek‎ (‏saham maupun instrument lainnya‭)‬.
b. Pinjam meminjam Efek.
c. Kesepakatan lain mengenai Efek‎ ‏/‎ ‏harga Efek.
Transaksi di Luar Bursa
Transaksi Efek yang dilakukan di luar bursa dan tidak diatur oleh bursa.‭ ‬Transaksi ini antara lain dilakukan‭ ‬:
a. Anatara Perusahaan Efek.
b. Perusahaan Efek dengan pihak lain yang tidak diatur oleh Bursa Efek.
c. Antara pihak yang bukan Perusahaan Efek‎ (‏individu‭ ‬/‭ ‬lembaga pemegang saham tersendiri‭)
Undersubscribed
Jumlah permintaan terhadap saham perdana kurang dari jumlah saham yang akan diterbitkan. Kebalikannya adalah oversubscribed.
Underwriter
Perusahaan sekuritas yang bertindak melaksanakan penjaminan terhadap penjualan saham saat IPO.
Undervalued
Saham atau surat berharga diperdagangkan dengan dengan harga dibawah nilai asetnya.
Waran
Efek yang diterbitkan oleh suatu perusahaan yang memberi hak kepada pemegang efek untuk memesan‭ ‬/‭ ‬membeli saham perusahaan tersebut pada harga tertentu setelah‭ ‬6‭ ‬bulan atau lebih.‭ ‬Dalam praktek,‭ ‬terkadang penerbitan waran dilakukan bersamaan dengan penerbitan saham dimana waran tersebut sebagai insentif atau pemanis‭ (‬sweetener‭)‬.‭ ‬Selain diterbitkan bersama saham,‭ ‬waran juga bisa diterbitkan bersama obligasi.
Window Dressing
Upaya manajer investasi mempercantik kinerja dengan mengangkat harga saham-saham yang ada di portfolionya. Aksi ini dilakukan di akhir kuartal, akhir semester atau akhir tahun.
 
 
Sumber

Istilah Dalam Saham / Kamus Pasar Modal

Agio Saham‭
Agio saham adalah selisih lebih setoran pemegang saham diatas nilai nominalnya dalam hal saham dikeluarkan dengan nilai nominal.
Anggota Bursa
Perusahaan-perusahaan sekuritas yang telah memperoleh ijin Bapepam dan berhak menggunakan sistem yang ada di bursa.
Akuisisi
Pengambilalihan perusahaan oleh perusahaan lain melalui pembelian saham perusahaan tersebut.
Annual Report
Laporan keuangan tahunan yang telah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Ask Price
Harga penawaran atas order jual.‭ ‬Sistem JATS akan memprioritaskan harga dengan penawaran jual terendah.‭ ‬Sering pula disebut‭ ‬Offer Price.
Bid Price
Harga penawaran atas order beli.‭ ‬Sistem JATS akan memprioritaskan harga dengan penawaran beli tertinggi.
Atas Nama
Dituliskannya nama dari pemilik efek tertentu pada sertifikat efek tersebut sebagai suatu tanda kepemilikan efek.
Atas Unjuk
Tidak ditunjukannya nama dari pemilik efek,‭ ‬dengan demikian siapa saja yang membawa efek tersebut dapat mengaku dan sah menjadi pemilik efek tersebut‭ (‬seperti uang‭)‬.
Balance Sheet
Laporan keuangan perusahaan yang menunjukan keadaan aset, utang dan modal per tanggal tertentu.
Bearish
Kondisi bursa ketika harga saham, obligasi dan komoditas yang diperdagangkan turun dalam jangka waktu yang cukup lama.
Bid
Penawaran yang diajukan oleh calon pembeli saham. Harga penawarannya disebut bid price.
Block Trading
Perdagangan dalam jumlah besar atau minimal 200.000 lembar saham.
Blue Chip
Saham-saham unggulan, saham-saham dari perusahaan yang mempunyai reputasi baik dan mudah diperjualbelikan di bursa saham karena banyak peminatnya.
Bond
Kata lain dari obligasi. Surat bukti utang jangka panjang dari emiten, umumnya diatas 3 tahun. Setiap periode tertentu pemilik surat ini dapat menukarkan kupon-kupon yang terlampir untuk mendapatkan bunga dari emiten, sampai akhirnya jatuh tempo ketika perusahaan harus melunasi utangnnya. Bond dapat diperjualbelikan di bursa efek.
Book Value
Nilai perusahaan dihitung dari total aset dikurangi harta tidak terwujud, dikurangi utang dan nilai nominal dari saham preferen.
Broker
Kata lain dari pialang. Individu atau perusahaan yang bertindak sebagai perantara jual dan beli atas efek-efek yang diterbitkan oleh perusahaan (emiten)
Bullish
Kebalikan dari bearish. Kondisi bursa ketika harga saham, obligasi dan komoditas yang diperdagangkan naik dalam jangka waktu yang cukup lama.
Bursa Saham (Efek)
Pihak yang menyelenggarakan atau menyediakan sistem untuk mempertemukan penawaran jual dan beli saham.
Buyback
Pembelian kembali saham atau obligasi yang beredar oleh emiten dengan beragam alasan dan tujuan.
Capital Gain
Keuntungan yang diperoleh karena perbedaan antara harga beli dan harga jual suatu efek.‭ ‬Apabila perbedaan tersebut bersifat negative‭ (‬rugi‭) ‬disebut‭ ‬capital loss.
Capital Market
Perdagangan surat-surat berharga, termasuk saham dan obligasi.
Cash Flow
Pencatatan perubahan modal kerja sehubungan dengan kegiatan usaha perusahaan yang dilaporkan. Catatan memperlihatkan perincian sumber uang kas dan penggunaannya.
Closing Price
Harga penutupan suatu efek atau surat berharga di bursa.
Company Listing
Pendaftaran saham perusahaan ke bursa efek agar dapat diperjualbelikan.
Corporate Action
Suatu tindakan‭ ‬/‭ ‬keputusan perusahaan publik yang akan berpengaruh terhadap kepentingan pemegang saham,‭ ‬seperti pembagian dividen,‭ ‬pemberian saham bonus,‭ ‬stock split,‭ penawaran umum terbatas,‭ ‬dll.
Crossing
Transaksi jual beli yang dilakukan hanya oleh anggota bursa yang sama.
Custody
Kata lain dari custodian. Lembaga atau pihak yang menyimpan surat-surat berharga yang diperdagangkan seperti saham. Salah satu tujuannya adalah agar mempermudah penyelesaian transaksi di kemudian hari.
Cut Loss
Upaya untuk menghindari kerugian yang lebih besar dengan menjual saham pada posisi merugi.
Delisting‭ (‬penghapusan pencatatan‭)
Penghapusan efek dari daftar efek yang tercatat di Bursa sehingga efek tersebut tidak dapat diperdagangkan di Bursa.‭ ‬Saham-saham yang telah di‭ ‬delist‭ ‬tetap dapat diperdagangkan di luar bursa,‭ ‬dan status emiten tersebut tetap sebagai perusahaan publik.
Dilusi
Penurunan persentase pemilikan dari pemegang saham suatu perusahaan sebagai akibat dari bertambahnya jumlah saham yang beredar.
Disclaimer
Pernyataan penolakan bertanggung jawab atas resiko investasi yang mungkin muncul akibat penggunaan informasi yang terdapat pada suatu laporan riset, surat pernyataan atau sejenisnya.
Diversifikasi
Cara berinvestasi dengan menanamkan uang pada beragam instrument investasi untuk mengurangi resiko.
Divestasi
Kebalikan dari investasi. Penjualan kembali saham perusahaan.
Dividen
Bagian keuntungan perusahaan yang diberikan kepada pemegang saham.‭ ‬Dividen dapat berupa dividen tunai atau dividen saham.‭
Dividen Kas
Bagian laba yang dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk uang.
Dividen Saham
Bagian laba yang dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk saham.
Dual Listing
Pencatatan saham di lebih dari satu bursa sehingga likuiditas surat berharga tersebut lebih terjaga.
Earning Per Share (EPS)
Laba bersih per saham suatu perusahaan. Cara menghitungnya, laba bersih perusahaan dibagi dengan jumlah seluruh saham yang beredar.
Efek
Surat berharga,‭ ‬yaitu surat pengakuan utang,‭ ‬surat berharga komersial saham,‭ ‬obligasi,‭ ‬tanda bukti utang,‭ ‬unit penyertaan kolektif kontrak berjangka atas efek dan setiap derivatif dari efek.
Emiten
Pihak atau perusahaan yang menawarkan efeknya kepada masyarakat investor melalui penawaran umum.
Face Value
Nilai nominal, nilai yang tercantum pada sekuritas seperti wesel, obligasi dan instrumen sejenisnya.
Financial Statement (Laporan Keuangan)
Laporan keuangan yang diterbitkan secara periodik, disusun berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima secara umum dan menyajikan kondisi keuangan perusahaan seperti laporan neraca, laporan laba rugi dan laporan perubahan ekuitas pemilik. Output yang dihasilkan dari suatu proses audit terhadap laporan keuangan emiten adalah berupa pendapat atau opini akuntan publik terhadap laporan keuangan tersebut
Go Public
Kegiatan suatu perusahaan ketika pertama kali menawarkan saham kepada masyarakat pemodal.‭ ‬Disebut pula IPO‭ (‬Initial Public Offering‭)‬.
Harga Nominal (Nilai Pari / Par Value)
Nilai yang ditetapkan emiten untuk menilai setiap saham yang mereka terbitkan.
Harga Pasar (Market Value)
Harga terakhir yang dilaporkan saat saham terjual di bursa.
Harga Pembukaan‭ (‬Open‭)
Harga yang terjadi pertama kali pada saat jam Bursa dibuka.
Harga Penutupan‭ (‬Close‭)
Harga yang terjadi terakhir pada saat akhir jam Bursa.
Harga Perdana
Harga pada waktu pertama kali suatu efek dikeluarkan‭ ‬/‭ ‬ditawarkan kepada masyarakat.
Harga Tertinggi‭ ‬/‭ ‬Terendah
Harga saham yang paling tinggi atau paling rendah terjadi pada satu hari Bursa.
Hedging (Lindung Nilai)
Lindung nilai dengan cara melakukan transaksi di pasar berjangka dengan posisi berlawanan dari pasar spot.
Holding Company
Kata lain dari perusahaan induk. Perusahaan yang memiliki saham dengan hak suara yang cukup di dalam perusahaan lain untuk mempengaruhi dewan direksi sehingga dapat mengendalikan kebijaksanaan dan manajemen perusahaan tersebut.
Index‭ (‬Indeks Harga Saham‭)
Index harga saham merupakan indikator utama yang menggambarkan pergerakan harga saham.‭ ‬Di Bursa Efek Indonesia terdapat‭ ‬7‭ ‬jenis index,‭ ‬yaitu‭ (‬1‭) ‬Index Harga Saham Individual,‭ (‬2‭)‬,‭ ‬Index Harga Saham Sektoral,‭ (‬3‭) ‬Index Harga Saham Gabungan,‭ (‬4‭) ‬Index LQ45,‭ (‬5‭) ‬Index JII,‭ (‬6‭) ‬Index MBX dan‭ (‬7‭) ‬Index DBX.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Indikator gabungan dari pergerakan harga seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, baik saham biasa maupun saham preferen. Hari dasar perhitungan IHSG adalah tanggal 10 Agustus 1982 dengan nilai 100.
Insider Trading
Transaksi saham berdasarkan bocoran informasi rahasia dari orang dalam, pihak-pihak yang terkait dengan emiten, konsultan perusahaan atau regulator (insider information). Transaksi seperti ini umumnya melibatkan orang-orang yang menurut aturan tidak boleh melakukan transaksi, seperti direktur perusahaan yang memperdagangkan saham perusahaan sendiri.
Investasi
Kegiatan menanam dana atau modal dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dimasa mendatang.
Initial Public Offering (IPO)
Penawaran saham perdana pada saat perusahan mulai go public.
JATS
Singkatan dari‭ ‬Jakarta Automated Trading System‭ ‬yang merupakan sistem perdagangan Efek yang berlaku di Bursa Efek Indonesia untuk perdagangan yang dilakukan secara otomatis dengan menggunakan sarana komputer.‭
Kapitalisasi Pasar
Harga saham perusahaan dikalikan dengan jumlah saham yang beredar.
Kliring
Proses penentuan hak dan kewajiban Anggota Kliring yang timbul atas transaksi bursa yang dilakukan di Bursa Efek.‭ ‬Tujuan dari proses kliring adalah agar masing-masing Anggota Kliring mengetahui hak dan kewajibannya baik berupa Efek maupun uang untuk diselesaikan pada tanggal penyelesaian.
Lembaga Kliring dan Penjaminan‭ (‬LKP‭)
Lembaga Kliring dan Penjaminan‭ merupakan lembaga yang menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi bursa.‭ ‬Saat ini lembaga ini diselenggarakan oleh PT.‭ ‬Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia atau disingkat KPEI.
Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian‭ (‬LPP‭)
Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian‭ adalah lembaga yang menyelenggarakan kegiatan kustodian sentral‭ (‬tempat penyimpanan terpusat‭) ‬bagi Bank Kustodian,‭ ‬Perusahaan Efek dan pihak lain.‭ ‬Saat ini lembaga ini diselenggarakan oleh PT.‭ ‬Kustodian Sentral Efek Indonesia atau disingkat KSEI.
Likuiditas
Karakteristik suatu saham yang jumlahnya cukup banyak didalam peredaran sehingga memungkinkan relative mudah untuk ditransaksikan.
Lot
Satuan terkecil perdagangan saham di bursa (500 saham)
LQ-45
Indeks di Bursa Efek Indonesia yang terbentuk dari 45 saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar tertinggi dan diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan. LQ-45 dievaluasi setiap enam bulan sekali.
Manajer Investasi
Pihak yang mendapat izin dari Bapepam untuk mengadakan kegiatan usaha mengelola Portfolio Efek bagi para nasabah atau mengelola Portfolio Investasi kolektif untuk sekelompok nasabah.
Manipulasi Pasar
Upaya mempengaruhi investor lain dalam mengambil keputusan investasi melalui informasi yang tidak benar.
Margin Trading
Perdagangan saham dengan sebagian modal pinjaman dari pialang dengan jaminan saham yang dibeli.
Market Capitalization
Nilai suatu perusahaan publik berdasarkan harga pasar dari saham dikalikan dengan jumlah saham yang beredar.
Merger
Penggabungan dua perusahaan atau lebih menjadi satu.
Odd Lot‭
Satuan jumlah saham yang jumlahnya lebih kecil dari satuan perdagangan saham di Bursa Efek,‭ ‬sehingga jumlah tersebut tidak dapat diperdagangkan di pasar regular.‭ ‬Satuan perdagangan di BEI adalah‭ ‬500‭ ‬saham.
Offer
Penawaran jual suatu saham di bursa oleh calon penjual. Harga penawarannya disebut offer price.
Open Price
Harga pada saat bursa pertama kali dibuka setiap hari.
Option (Opsi)
Hak untuk membeli atau menjual suatu saham pada harga yang telah diperjanjikan sebelumnya.
Pasar Perdana‭ (‬Primary Market‭)
Penjualan efek pertama kali kepada publik atau Penawaran Saham Perdana‭ (‬Initial Public Offering‭)‬.‭ Pasar perdana adalah pasar dimana emiten atau perusahaan menjual saham atau surat berharga lain kepada publik atau masyarakat untuk pertama kalinya. Membeli saham perdana berarti Anda membeli saham pada saat masa penawaran umum perdana ini alias Initial Public Offering (IPO).
Pasar Sekunder‭ (‬Secondary Market‭)
Pasar sekunder adalah suatu istilah yang menunjukan perdagangan efek setelah diterbitkan dan dijual untuk pertama kali‭ (‬emisi baru‭)‬.‭ ‬Jadi setelah pasar perdana atau perdagangan di Bursa Efek.
Penasehat Investasi
Seseorang atau perusahaan yang mendapat izin resmi dari Bapepam untuk bertindak sebagai pemberi nasehat kepada pemodal awam yang ingin menanamkan modalnya dengan harapan memperoleh penghasilan yang memadai.
Perantara Pedagang Efek
Perusahaan yang bertindak sebagai perantara bagi pemodal yang ingin membeli atau menjual saham di pasar modal‭ ‬/‭ ‬bursa.‭ ‬Perusahaan yang sama dapat juga membeli atau menjual efek atas namanya sendiri,‭ ‬bila ia bertindak bukan lagi sebagai perantara tetapi sebagai pedagang.‭ ‬PPE bekerja berdasarkan amanat investor baik untuk beli maupun jual,‭ ‬dan mendapat komisi dari aktivitasnya berdasarkan negosiasi dengan investor.‭ ‬Sering pula disebut broker atau pialang.
Perusahaan Efek‭
Perusahaan efek adalah perusahaan yang melakukan kegiatan usaha sebagai penjamin Emisi Efek,‭ ‬Perantara Pedagang Efek,‭ ‬Manajer Investasi.
Perusahaan Publik
Perusahaan yang sahamnya telah dimiliki sekurang-kurangnya oleh‭ ‬300‭ (‬tiga ratus‭) ‬pemegang saham dan memiliki modal disetor sekurang-kurangnya Rp.‭ ‬3.000.000.000‭ (‬tiga miliar rupiah‭) ‬atau suatu jumlah pemegang saham dan modal disetor yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.
Perusahaan Tercatat‭ (‬listed company‭)
Perusahaan yang saham-sahamnya tercatat atau terdaftar dan dapat diperdagangkan pada suatu Bursa Efek.‭ ‬Masing-masing Bursa Efek mempunyai persyaratan tersendiri bagi suatu perusahaan yang akan tercatat di Bursa tersebut.
Pialang
Pihak yang melaksanakan pembelian dan atau penjualan saham atas perintah investor. Dari aktivitasnya tersebut, pialang mendapatkan komisi (fee).
Portfolio
Jika Anda melakukan diversifikasi investasi pada lebih dari sebuah saham atau dengan kombinasi obligasi, valas, properti atau aktiva lainnya dengan tujuan mengurangi resiko, maka Anda telah menciptakan portfolio.
Price‭ & ‬Time Priority
Prioritas dalam melakukan transaksi jual beli saham di Bursa Efek‭ (‬di Pasar Reguler‭)‬,‭ ‬dimana pihak yang menawarkan harga paling tinggi untuk membeli atau paling rendah untuk menjual akan mendapatkan prioritas dalam suatu transaksi,‭ ‬sementara penawaran pada harga yang sama baik untuk beli maupun untuk jual,‭ ‬prioritas diberikan kepada siapa yang lebih dahulu memasukan penawaran tersebut.
Prospektus
Setiap informasi tertulis sehubungan dengan penawaran umum dengan tujuan agar pihak lain membeli efek.
Quote
Kependekan dari kata quotation, menunjukan harga saat ini (real time price) untuk saham yang ditawarkan.
Remote Trading
Sistem perdagangan di BEI‭ ‬dimana order dilakukan tidak lagi di lantai bursa,‭ ‬namun dapat dilakukan langsung melalui kantor Perusahaan Efek.
Return
Hasil yang diperoleh dari penanaman modal tertentu dalam suatu perusahaan pada periode tertentu
Right Issue‭ ‬(Penawaran Umum Terbatas‭)
Salah satu bentuk peningkatan modal disetor suatu perseroan.‭ ‬Dalam‭ ‬right issue / penawaran umum terbatas,‭ ‬perseroan menawarkan hak‭ (‬right‭) ‬kepada pemegang saham yang ada untuk mendapatkan saham baru yang tentu saja berarti menyetor modal dengan rasio tertentu.‭ ‬Jika pemegang saham tersebut tidak mengambil haknya,‭ ‬maka‭ ‬ia dapat menjual haknya tersebut kepada investor lain.‭ ‬Dengan demikian di pasar modal juga dikenal perdagangan‭ ‬right.‭ ‬Jadi‭ ‬right‭ ‬adalah hak yang diberikan kepada pemegang saham lama untuk terlebih dahulu membeli saham yang baru dikeluarkan dengan tujuan agar para pemegang saham lama diberi kesempatan untuk mempertahankan pesentase kepemilikannya dalam suatu perusahaan.
Saham‭ (‬Stock‭)
Bukti penyertaan modal di suatu perusahaan,‭ ‬atau merupakan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan.

Saham Bonus
Saham yang dibagikan secara cuma-cuma kepada pemegang saham bedasarkan jumlah saham yang dimiliki.
Saham Gorengan
Saham perusahaan-perusahaan yang umumnya diperdagangkan bukan berdasarkan fundamentalnya, tapi berdasarkan rumor atau isu.
Saham Tidur
Saham yang tidak aktif diperdagangkan.
Saldo Laba
Akumulasi hasil usaha periodik setelah memperhitungkan pembagian dividend an koreksi laba rugi periode lalu.
Scripless Trading
Sistem perdagangan tanpa warkat dan penyelesaian transaksi dilakukan dengan pemindahbukuan‭ (‬book entry settlement‭)
Securities Company (Perusahaan Efek / Sekuritas)
Perusahaan yang telah memiliki ijin usaha untuk menjalankan satu atau beberapa kegiatan sebagai penjamin emisi, pialang, manajer investasi atau penasihat investasi.
Short Selling
Menjual saham meskipun belum memilikinya. Biasanya strategi ini dilakukan ketika investor yakin harga saham akan turun pada hari yang sama, sehingga dia dapat membeli ketika harga saham tersebut lebih rendah daripada saat dia menjualnya.
Stock Split
Pemecahan setiap satuan unit saham menjadi lebih dari satu sehingga akan menambah jumlah saham yang beredar.
Suspensi
Penghentian sementara perdagangan suatu saham di Bursa Efek.‭ ‬Penghentian ini dapat disebabkan karena permintaan Emiten sendiri atau merupakan keputusan Bursa dalam rangka‭ ‬memberikan perlindungan kepada investor atau dapat pula karena pengenaan sanksi oleh Bursa Efek kepada suatu Emiten.
T+3
Istilah dalam penyelesaian transaksi yang artinya setelah transaksi‭ (‬T‭) ‬hak dan kewajiban diselesaikan dalam waktu‭ ‬3‭ ‬hari bursa.
Trading Floor
Tempat transaksi saham atau efek berlangsung.
Transaksi Bursa
Transaksi yang dilakukan oleh Anggota Bursa Efek yang tertuang dalam bentuk kontrak kesepakatan dengan Bursa Efek.‭ ‬Kotrak tersebut mencakup‭ ‬:
a. Jual beli Efek‎ (‏saham maupun instrument lainnya‭)‬.
b. Pinjam meminjam Efek.
c. Kesepakatan lain mengenai Efek‎ ‏/‎ ‏harga Efek.
Transaksi di Luar Bursa
Transaksi Efek yang dilakukan di luar bursa dan tidak diatur oleh bursa.‭ ‬Transaksi ini antara lain dilakukan‭ ‬:
a. Anatara Perusahaan Efek.
b. Perusahaan Efek dengan pihak lain yang tidak diatur oleh Bursa Efek.
c. Antara pihak yang bukan Perusahaan Efek‎ (‏individu‭ ‬/‭ ‬lembaga pemegang saham tersendiri‭)
Undersubscribed
Jumlah permintaan terhadap saham perdana kurang dari jumlah saham yang akan diterbitkan. Kebalikannya adalah oversubscribed.
Underwriter
Perusahaan sekuritas yang bertindak melaksanakan penjaminan terhadap penjualan saham saat IPO.
Undervalued
Saham atau surat berharga diperdagangkan dengan dengan harga dibawah nilai asetnya.
Waran
Efek yang diterbitkan oleh suatu perusahaan yang memberi hak kepada pemegang efek untuk memesan‭ ‬/‭ ‬membeli saham perusahaan tersebut pada harga tertentu setelah‭ ‬6‭ ‬bulan atau lebih.‭ ‬Dalam praktek,‭ ‬terkadang penerbitan waran dilakukan bersamaan dengan penerbitan saham dimana waran tersebut sebagai insentif atau pemanis‭ (‬sweetener‭)‬.‭ ‬Selain diterbitkan bersama saham,‭ ‬waran juga bisa diterbitkan bersama obligasi.
Window Dressing
Upaya manajer investasi mempercantik kinerja dengan mengangkat harga saham-saham yang ada di portfolionya. Aksi ini dilakukan di akhir kuartal, akhir semester atau akhir tahun.
 
 
 
Sumber

Opini Akuntan Publik


Opini Akuntan Publik

Output yang dihasilkan dari suatu proses audit terhadap laporan keuangan emiten adalah berupa pendapat atau opini akuntan publik terhadap laporan keuangan tersebut. Secara umum terdapat 4 jenis opini yang dikeluarkan akuntan publik, yaitu :

Mendalami Seluk Beluk Analisis Teknikal

Membahas soal analisa harga saham, sebenarnya analisis fundamental bukan satu-satunya alat analisis yang digunakan para investor dan analis. Banyak orang yang menganut metode lain yang disebut analisis teknikal saham. Bagi mereka, jika dibandingkan dengan analisis fundamental, analisis teknikal dianggap lebih jitu untuk melahirkan rekomendasi investasi. Sebagian orang berpendapat bahwa analisis teknikal lebih sebagai seni ketimbang ilmu pengetahuan.
Pada prinsipnya analisis teknikal merupakan metode analisis instrumen investasi yang menggunakan data-data historis mengenai perubahan harga saham maupun instrumen lainnya, volume dan beberapa indikator pasar yang lain untuk melahirkan rekomendasi keputusan investasi. Analisis ini bisa diterapkan pada bursa saham, pasar valuta asing, bursa komoditas atau pasar apapun yang pergerakan harga dagangannya dipegaruhi oleh permintaan dan penawaran.
Perbedaan analisis fundamental dan teknikal
Jika analisis fundamental lebih banyak menggunakan indikator-indikator perusahaan untuk melakukan analisa harga saham sebuah perusahaan, sebaliknya analisis teknikal saham maupun instrumen lainnya lebih banyak menggunakan data-data pasar. Berhubung data-data pasar lazim tersaji dalam bentuk grafik (charts), maka para analis teknikal lebih sering menggeluti grafik-grafik semacam itu daripada laporan keuangan emiten. Itu sebabnya para penganut aliran ini sering mendapat julukan sebagai chartist.
Dengan menggunakan data-data mengenai harga, pasokan serta permintaan di masa lalu, analisis teknikal saham bertujuan memprediksi bagaimana permintaan dan pasokan dimasa mendatang, serta menganalisa harga saham yang mungkin akan terbentuk karenanya. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasikan suatu tren atau pola yang berulang dari pergerakan harga saham dan kemudian dieksploitasi untuk mendapatkan kentungan. Para analis teknikal juga percaya bahwa proses perubahan harga saham yang disebabkan oleh adanya suatu informasi yang baru di pasar akan cenderung mengikuti suatu tren tertentu. Dengan menyimpulkan hal-hal tersebut, analisis teknikal dipakai untuk mendasari keputusan kapan harus mengambil untung (profit taking), mengurangi kerugian (cut loss), mulai melakukan akumulasi saham atau mulai menahan posisi (wait & see).
Analisis fundamental dan analisis teknikal, mana yang lebih baik? Tingkat kesalahan analisis teknikal relatif lebih tinggi daripada analisis fundamental. Tapi, jika kita disiplin dan menggunakan tool yang tepat, analisis teknikal saham bisa sama-sama kuat dengan analisa fundamental saham. Pada prinsipnya adalah buy low sell high, beli murah jual mahal.
Analisa harga saham dan volume perdagangan adalah sarana utama dari analisis teknikal saham dan grafik adalah sarana untuk menampilkan data tersebut. Data volume perdagangan akan digunakan untuk memberikan gambaran umum mengenai kondisi pasar dan akan membantu untuk memperkirakan tren harga selanjutnya. Perubahan harga saham baik kenaikan atau penurunan biasanya akan berkorelasi dengan kenaikan atau penurunan volume perdagangan. Penurunan harga dari satu pola tertentu yang diikuti oleh volume penjualan yang sangat tinggi, umumnya akan diterjemahkan bahwa pasar (saham) akan mengalami bearish (harganya menurun).
Analisis teknikal saham lebih banyak menggunakan data-data pasar. Oleh karena itu, para analis teknikal lebih suka memperhatikan pergerakan harga saham di bursa dibanding mengamati laporan keuangan atau membaca berita-berita koran yang berkaitan dengan emiten yang sedang diamati. Tugas mereka memang mengamati perubahan harga saham tersebut untuk mempelajari pola berpikir atau perilaku pihak-pihak lain yang terlibat di bursa. Dari analisa harga saham tersebutlah mereka lalu memprediksikan arah pergerakan harga saham tersebut melalui data-data yang tersaji dalam bentuk grafilk (charts).
Mengidentifikasikan suatu tren atau pola pergerakan harga saham yang berulang adalah tujuan utama dari pada analis teknikal, tentunya dengan harapan agar dapat menemukan sinyal untuk beli (buy), tahan (tahan) atau jual (sell). Dalam melakukan analisis teknikal saham hanya ada beberapa data utama yang diperlukan, yaitu perubahan harga saham (atau instrumen lainnya) dan nilai transakasi. Para analis teknikal (chartist) memilah harga menjadi empat jenis : harga pembukaan, harga tertinggi, harga terendah dan harga penutupan.
Kita semua memahami, bahwa harga saham dapat naik dan turun secara cepat atau pun secara berangsur-angsur sehingga pada grafik akan terlihat membentuk beberapa puncak, lembah atau bisa juga mendatar (harga bergerak dalam kisaran sempit). Dalam upaya menganalisa harga saham dan mengidentifikasikan suatu tren perubahan harga saham, para chartist berpedoman pada dua asumsi penting. Pertama, harga bergerak pada tren tertentu dan kedua, tren ini akan terus berlangsung hingga terdapat suatu kejadian yang membuat tren akan berubah.
Untuk memberikan gambaran mengenai cara bekerja para analis teknikal, berikut ini ada beberapa metode analisis teknikal saham yang paling umum digunakan dan mudah dipahami.
  • Moving Average (MA)
    Moving average (MA) atau rata-rata bergerak adalah salah satu dari sekian banyak metode analisa harga saham yang sering digunakan dalam analisis teknikal saham. Moving average (MA) adalah rata-rata harga saham selama periode waktu yang telah lalu dan kemudian diplot ke dalam grafik beserta harga saham aktual di pasar saat itu. MA yang berasal dari rata-rata harga saham selama lima hari perdagangan, contohnya, ditulis sebagai MA-5. MA yang berasl dari rata-rata harga selama 15 hari ditulis sebagai MA-15. Jadi moving average menyatakan rata-rata harga saham tersebut akan dihitung lagi seiring dengan berjalannya waktu. Data harga yang digunakan biasanya adalah harga penutupan (closing price).
    Harga Saham Moving Average (MA) Graphic
    Buatlah sebuah grafik bersumbu X (horizontal) dan Y (vertical). Sumbu X melambangkan hari (tanggal) da sumbu Y melambangkan harga. Kemudian hitunglah rata-rata harga saham selama 10 hari kebelakang, termasuk hari ini (MA-10). Hubungkanlah titik-titik dari harga rata-rata tersebut dalam garis MA. Bersamaan dengan itu, sambungkan pula titik-titik harga penutupan saham (harga aktual) setiap harinya pada grafik yang sama sampai jangka waktu yang Anda kehendaki. Lama-lama akan terbentuk 2 buah kurva yaitu kurva MA dan kurva aktual. Cara menganalisanya adalah jika kurva aktual menembus kurva MA dari bawah ke atas dengan volume perdagangan yang cukup tinggi, hal tersebut memberi sinyal saat yang tepat untuk membeli saham. Sebaliknya jika kurva aktual menembus kurva MA dengan volume perdagangan tingg dari atas ke bawah, hal tersebut memberi sinyal untuk jual. Pergerakan harga saham berupa kenaikan harga diikuti dengan volume perdagangan yang tinggi ditafsirkan sebagai sinyal pasar akan membaik (bullish). Sedangkan perubahan harga berupa penurunan harga yang diikuti volume perdagangan yang tinggi ditafsirkan sebagai sinyal pasar akan memburuk (bearish).
  • Double Top dan Double Bottom
    Harga Saham Double Top Graphic Harga Saham Double Bottom Graphic
    Metode analisa teknikal saham berikutnya adalah metode double top dan double bottom. Double Top, pola ini terbentuk ketika ada perubahan harga saham berupa kenaikan sampai pada level tertentu, lalu turun dan kemudian naik lagi (dengan volume perdagangan lebih kecil) menyamai level harga tertinggi sebelumnya dan kemudian menurun lagi. Jika kejadian tersebut berulang sekali lagi, maka akan terbentuk kurva yang memiliki dua puncak kembar (seperti huruf M). Pola dari analisa harga saham ini menunjukan bahwa pasar telah dua kali gagal mencoba menembus batas harga atas (tertinggi) tersebut. Jika harga kemudian menurun sampai menembus tingkat harga terendah sebelumnya (sebelum puncak yang kedua), itu mengindikasikan tren pergerakan harga saham akan terus menurun. Pola double top ini memberikan sinyal untuk segera melakukan aksi jual. Kebalikan dari pola Double Top yaitu pola double bottom (seperti huruf W). Dengan logika yang sama, pola ini memberikan sinyal untuk melakukan aksi beli karena diperkirakan harga akan terus meningkat.
  • Triangle
    Metode analisa teknikal saham triangle (pola kurva segitiga) dibagi menjadi dua, yaitu Ascending Triangle (segitiga menaik) dan Descending Triangle (segitiga menurun). Descending Triangle terbentuk jika ada beberapa lembah yang sama rendah dengan beberapa puncak yang semakin menurun. Dengan kata lain, terjadi perubahan harga saham antara garis batas bawah yang horizontal dengan garis batas yang mempunyai kemiringan menurun. Jika harga menembus garis batas bawah disertai dengan peningkatan volume perdagangan, ini memberi sinyal untuk melakukan aksi jual karena analisa harga saham tersebut diperkirakan harga akan terus menurun.
    Harga Saham Ascending Triangle Graphic Harga Saham Descending Triangle Graphic
    Sementara Ascending Triangle terbentuk jika pergerakan harga saham mengikuti pola yang berkebalikan dengan Descending Triangle. Pola ini memberikan sinyal untuk melakukan aksi beli saham karena diperkirakan harga akan terus menaik.
  • Head & Shoulder
    Analisis teknikal saham Head & Shoulder memberikan sinyal untuk jual karena diperkirakan harga akan terus menurun. Garis leher (neckline) digambarkan dengan menarik garis lurus dari bagian paling bawah kedua bahu untuk mendapatkan suatu sinyal kapan aksi jual dilakukan. Jika dari analisa harga saham, pergerakan harga saham (bahu kanan) menembus garis leher dari atas ke bawah (piercing the neckline), inilah sinyal untuk segera menjual saham untuk mengurangi kerugian (cut loss).
    Harga Saham Head & Shoulder Graphic
    Head & shoulder dapat terjadi secara terbalik (Inverse Head & Shoulder), dua bahu dan kepala mengarah kebawah. Garis leher terbentuk dengan menarik garis lurus diatas kedua bahu. Jika pola itu terbentuk dan kurva harga dibahu kedua (bahu kanan) menembus garis leher dari bawah keatas, maka itu adalah sinyal untuk beli karena ada kecenderungan perubahan harga saham di mana harga bakal terus naik. Bentuk dan ukuran Head & Shoulder maupun Inverse Head & Shoulder ini dapat bervariasi, kurva ini bisa dalam jangka waktu yang pendek dan panjang, bisa mendatar atau memiliki kemiringan tertentu.
  • Support Level & Resistance Level
    Pada analisa teknikal saham support level and resistance level ini, harga dikatakan berada pada support level (SL) jika harga tersebut berada pada level terendah dan pada level tersebut pergerakan harga saham berupa penurunan sangat sukar terjadi. Umumnya SL terbentuk setelah suatu saham mengalami kenaikan harga yang besar dan kemudian mengalami penurunan karena adanya aksi ambil untung (profit taking) dari para investor. Sementara, harga saham dikatakan berada pada resistance level (RL) jika harga berada pada level tertinggi dan pada level tersebut harga sangat sukar untuk naik. Sebuah RL cenderung akan terbentuk setelah suatu saham mengalami penurunan yang cukup signifikan dari harga sebelumnya. SL dan RL dapat diterjadi saat harga sedang dalam tren naik (uptrend), mendatar (sideway) atau turun (downtrend).
    Harga Saham Support Level & Resistance Level
    Untuk mendapatkan keuntungan Anda dapat menggunakan prinsip beli murah, jual mahal (buy low sell high). Jadi, dengan analisa harga saham yang tepat, Anda harus membeli saham pada saat harga berada pada SL dan menjual saham pada saat harga diperkirakan berada pada RL. Tentu saja keuntungan yang diperoleh tidaklah bertahan lama. Makin banyak orang mengetahui adanya SL dan RL pada suatu saham dan memanfaatkannya, pola ini akan hancur dengan sendirinya. Kunci dalam menggunakan metode analisa teknikal saham ini adalah kecepatan memperoleh informasi. Orang yang pertama tahu adanya SL dan RL inilah yang punya potensi cukup besar untuk memetik keuntungan, sementara yang belakangan hanya kebagian sisanya saja, atau malah rugi karena sebenarnya RL dan SL-nya sudah berubah lagi. Para ahli meyakini bahwa jika SL ditembus, maka biasanya SL tersebut akan menjadi RL yang baru. Begitu pula jika RL yang ditembus maka RL tersebut menjadi SL yang baru. Semakin besar volume perdagangan yang terjadi akan semakin memperkuat posisi SL dan RL yang terjadi.
Demikianlah beberapa contoh metode analisa teknikal saham yang sederhana, masih banyak lagi metode lain yang menganalisa perubahan harga saham yang lebih rumit dengan banyak parameter yang disertakan. Umumnya para analis menggunakan beberapa metode sekaligus agar hasil analisa harga saham dan keputusan investasi yang diambil lebih akurat. Ada banyak aplikasi komputer untuk menghitung rumus analisis teknikal saham yang semakin canggih, Anda hanya tinggal menginput database harga saham yang Anda kehendaki dan beberapa metode berbentuk grafik pergerakan harga saham siap dianalisa.
Selamat Menganalisa…!


Sumber

Analisa Fundamental Saham

Belajar investasi mencakup mempelajari bagaimana cara menganalisa instrumen investasi melalui informasi yang ada. Hal ini juga berlaku dalam berinvestasi saham. Informasi sangat penting bagi investor.‭ Investor yang ingin berinvestasi saham untuk jangka panjang wajib melakukan analisis fundamental dengan mencari tahu mengenai apa saja yang berkaitan dengan saham dan perusahaan yang menerbitkannya dan informasi lain yang sensitif terhadap saham sebagai bahan analisa fundamental saham.
Analisis fundamental adalah analisis berdasarkan faktor-faktor fundamental yang akan mempengaruhi nilai nominal saham suatu perusahaan dengan mencoba melihat kondisi perekonomian, industri, prospek saham dan tersebut.
Baca juga artikel menarik lainnya terkait belajar investasi saham:
Dalam melakukan analisis fundamental ada dua metode yang digunakan untuk menyaring saham-saham yang layak mendapat perhatian. Pertama, top-down (dari atas ke bawah), melihat faktor makro ekonomi terlebih dahulu untuk mengetahui industri atau sektor usaha yang bagus pada saat itu. Kedua, bottom-up (dari bawah ke atas) yang merupakan kebalikan dari metode top-down. Dalam metode ini, investor sudah yakin memilih saham incaran (informasi yang dapat membuat harga saham naik).
Membaca tabel saham merupakan informasi dasar.‭ ‬Tetapi itu hanya sebagian kecil saja.‭ ‬Ada banyak informasi lain yang dapat dipakai oleh investor dan profesional investasi untuk menganalisa fundamental saham.‭ ‬Informasi yang terbuka atau bahkan yang tersembunyi diusahakan mencari tahu secepatnya.
Angka berbicara
Empat unsur informasi finansial mencakup: nilai buku saham, pendapatan per saham, nilai buku ekuitas dan ratio pengeluaran merupakan indikator yang baik dari bentuk kedudukan sebuah perusahaan dan apakah sahamnya merupakan investasi yang baik.‭
  • Analisa fundamental saham bisa dilakukan dengan mempelajari nilai buku saham. Pengertian nilai buku adalah perbedaan antara asset perusahaan dan passive.‭ ‬Suatu nilai buku yang kecil atau rendah dari begitu banyak utang,‭ ‬misalnya,‭ ‬berarti‭ ‬bahwa profit perusahaan akan dibatasi walaupun ia melakukan begitu banyak bisnis.‭ ‬Kadan-kadang nilai buku saham yang rendah berarti aset yang ditaksir terlalu rendah‭; ‬para ahli menganggap perusahaan-perusahaan ini merupakan investasi yang baik.
  • Pendapatan per saham dihitung dengan membagi jumlah saham ke dalam keuntungan.‭ ‬Jika penghasilannya bertambah tiap tahun,‭ ‬berarti perusahaan semakin bertumbuh.
  • Nilai buku ekuitas. Perolehan dalam ekuitas adalah persentase yang diperoleh dengan membagi penghasilan perusahaan per saham dengan nilai bukunya.
  • Analisa fundamental saham yang lain mencakup ratio pengeluaran. Ratio pengeluaran adalah persentase penghasilan bersih perusahaan yang digunakan untuk membayar dividen.
  • Jumlah yang normal adalah‭ ‬25%‭ ‬dan‭ ‬50%‭ ‬dari penghasilan bersih.
  • Ratio yang lebih tinggi artinya perusahaan berjuang memenuhi kewajiban-kewajibannya.
Angka-angka tersebut dicatat secara teratur dalam media finansial dan juga tersedia dari broker. Analisa fundamental saham dimulai dengan mempelajari keempat unsur informasi finansial tersebut (nilai buku saham, pendapatan per saham, nilai buku ekuitas, ratio pengeluaran).
Transparansi Informasi
Perusahaan terus berhubungan dengan orang yang memiliki sahamnya.‭ ‬Perusahaan dituntut secara hukum untuk memberitahukan dari waktu ke waktu kepada pemegang saham mengenai bagaimana jalannya bisnis perusahaan tersebut.‭ ‬Informasi tersebut dapat sangat bernilai dengan terus membuka rekening dalam investasi Anda.
Informasi untuk analisa fundamental saham yang paling lengkap diberikan perusahaan tercakup dalam laporan tahunannya.‭ ‬Anda juga mendapat laporan kwartalan,‭ ‬dengan ringkasan kinerja perusahaan pada saat itu.‭ ‬Laporan tahunan seperti namanya yaitu suatu laporan operasi perusahaan selama setahun lalu.‭ ‬Sering sangat rumit didesain dan diilustrasikan.,‭ ‬biasanya dimulai dengan surat dari pimpinan perusahaan‭ ‬menyangkut masalah-masalah utama tahun lalu dann memberikan beberapa prediksi yang luas tentang tahun yang akan datang.‭
Suatu laporan tahunan sebagai bahan analisa fundamental saham yang yang tipikal mencakup‭ ‬:
  • Bagian yang memuat garis besar filosofi perusahaan atau beberapa pengertian bagaimana perusahaan menjalankan bisnisnya.
  • Laporan detail masing-masing segmen tentang operasi perusahaan.
  • Mereka dapat mengungkapkan kelemahan-kelemahan dalam struktur manajemen atau produk atau jasa yang diberikan perusahaan.
  • Informasi finansial,‭ ‬mencakup pernyataan profit dan kerugian selama setahun dan lembar neraca‭ ‬yang menunjukan aset perusahaan dan pasiva pada akhir tahun dibanding tahun sebelumnya. Informasi finansial merupakan salah satu bahan analisa fundamental saham yang penting.
  • Catatan kaki berkaitan dengan ringkasan keuangan dapat kadang-kadang mengungkapkan masalah-masalah seperti peraturan hukum yang menentang perusahaan atau peraturan-peraturan pemerintah yang mungkin mempengaruhi profitabilitas.
  • Pernyataan tertulis dari auditor juga bisa dijadikan sebagai acuan analisa fundamental saham. Pernyataan tertulis dari auditor dapat mententramkan pemegang saham karena akuntan publik‭ – ‬hanya yang terdaftar di Bapepam yang boleh mengaudit perusahaan publik‭ – ‬telah memeriksa laporan keuangan perusahaan dan menjamin bahwa itu‭ ‬fair‭ ‬dan akurat.
Pada dasarnya analisa fundamental saham mencakup:
  1. Analisa empat aspek finansial, yaitu: nilai buku saham, pendapatan per saham, nilai buku ekuitas dan ratio pengeluaran.
  2. Analisa laporan tahunan perusahaan termasuk di dalamnya: garis besar filosofi perusahaan, laporon detil operasi perusahaan, informasi finansial, catatan kaki dan pernyataan tertulis dari auditor.
Namun, agar dapat membuat analisa fundamental secara menyeluruh tidak cukup hanya melihat dari kedua hal tersebut saja, tetapi harus melihat hal-hal seperti kemampuan manajemen, operasional, transparansi, rencana, persaingan perusahaan (sejenis atau apple to apple), tingkat suku bunga, inflasi, pertumbuhan ekonomi serta kebijakan atau peraturan pemerintah.
Beberapa langkah yang harus Anda lakukan dalam melakukan analisis fundamental saham:
  • Amati dan pelajari kondisi makro ekonomi dan pasar. Disini Anda dapat melihat bidang usaha yang sedang baik dan prospeknya bagus.
  • Analisa laporan keuangan perusahaan tersebut untuk mengetahui kinerjanya.
  • Membandingkan dengan perusahaan pesaing yang sejenis.
  • Analisa harga saham tersebut apakah sudah murah.
  • Menilai efesiensi operasional perusahaan tersebut.
  • Memperhatikan kredibilitas manajemen dan pemegang saham mayoritas.
  • Mencari informasi dari sumber lain (berita, analisis media massa atau perusahaan sekuritas, hasil riset dan isu-isu) yang berhubungan dengan perusahaan tersebut.
Milikilah saham-saham perusahaan dengan memahami betul kinerjanya, bidang bisnisnya, siapa yang menjalankannya dan prospek bisnisnya kedepan.

Sumber